Kelompok PHBML Desa Kalotok Akan Dilatih SMART Patrol

PHBML: Menuju Hutan Adat Kalotok yang Lestari
Tim SMART Patrol Hutan Kalotok

Tebentuknya kelompok pengelola hutan lestari di Desa Kalotok diharapkan akan memperkuat terjaganya kelestarian hutan Kalotok dan terjaganya sumber mata air yang ada di dalamnya, serta mengoptimalkan pemanfaatan jasa lingkungan berupa ekowisata.

Salah satu tugas yang akan dilakukan oleh  kelompok ini adalah bagaimana mencegah terjadinya kerusakan hutan  Untuk itu pada bulan November 2017 ini , kelompok PHBML dan pemuda Kalotok akan dilatih SMART Patrol dalam melaksanakan patroli hutan. SMART Patrol ini adalah program yang dirancan khusus untuk pengamanan hutan yang berbasis GIS.

Sekretaris Pengurus Kelompok PHBML Kalotok, Takbir  menyampaikan pengelolaan hutan berbasis masyarakat lestari tetap mengusung dua tema besar, yaitu kesejahteraan untuk masyarakat melalui pemanfaatan kawasan, dan perlindungan untuk keberlanjutan.  ”SMART Patrol ini akan berkontribusi pada perlindungan dan pengamanan hutan yang mudah dilakukan, terukur dan terstandarisasi,” katanya.

Dalam pelatihan ini, akan diperkenalkan konsep dan metode SMART Patrol dan peserta akan melakukan praktek di lapangan. Kegiatan ini adalah bagian dari Proyek Prakarsa Masyarakat Adat Memenuhi Nilai‐nilai Kelestarian Fungsi Ekonomi, Ekologi, dan Sosial dalam Mengelola Sumberdaya Alam di Bentang Alam Tana Luwu.  Salah satu hasil dari proyek ini adalah meningkatnya kinerja 5 (lima) masyarakat adat dalam pengelolaan hutan adat secara lestari dan rendah karbon yang dijalankan oleh Konsorsium Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), yang terdiri dari Lembaga Alam Tropika Indonesia (LATIN), Yayasan Bina Usaha Lingkungan (YBUL), Koperasi Produsen AMAN Mandiri (KPAM), Yayasan Kehutanan Masyarakat Indonesia (YKMI), Perkumpulan Wahana Lingkungan Lestari Celebes Area (Wallacea), dan Pengurus Wilayah AMAN Tana Luwu didukung oleh MCA-Indonesia.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan