Segera Terbit Izin Penangkar Bibit Kakao LED Kalotok Siangkaran

Tidak lama lagi Lembaga Ekonomi Desa Kalotok Siangkarang (LED KASi) yang berada di Desa Kalotok Kecamatan Sabbang Kabupaten Luwu Utara mengantongi Izin Penangkar Bibit Kakao. Hasil verifikasi dari UPT Bibit Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan merekomendasikan untuk  diterbitkan izinnya.

Verifikasi atas permohonan izin penangkar bibit kakao dari Lembaga Ekonomi Desa Kalotok Siangkaran (LED KASi) Luwu Utara  dilakukan 3 Mei 2018 oleh UPT Pembibitan Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan. Verifikator  langsung memeriksa beberapa tempat pembibitan kakao yang dibina LED KASi di Desa Kalotok dan Desa Batualang.

Ir Burhanuddin selaku verifikator mengunjungi dan memeriksa tempat pembibitan kelompok maupun pembibitan anggota LED KASi.  Beberapa aspek yang diperiksa, terkait kesesuaian dokumen pengusulan yang sudah diterima UPT Bibit, antara lain:  struktur pengurus, peralatan pembibitan, penataan bibit, dan sanitasi pembibitan.

Verifikasi Tempat Penangkar Bibit Sambung Pucuk Kakao

Dari verifikasinya, Ir Burhanuddin menyimpulkan, rekomendasi penangkar bibit kakao LED KASi dapat dilanjutkan untuk mendapatkan izin penangkar resmi. Namun dia juga menyampaikan saran supaya pengelolaan pembibitan LED KASi dan anggotanya perlu ditingkatkan karena setelah mendapat izin itu berarti pembibitan di Kalotok sudah profesional, bukan lagi kelola secara konvensional.

“Rekomendasinya dapat dilanjutkan untuk mendapatkan izin penangkar bibit yang resmi. Hanya saya sampaikan supaya meningkatkan pengelolaan pembibitannya. Kalau sudah mengantongi izin berarti sudah profsesional pembibitannya bukan  lagi dikelola asal-asalan, ” kata Burhanuddin yang didampingi Ketua dan Sekretaris LED KASi.

Pembibitan kakao yang dikembangkan secara swadaya oleh warga Desa Kalotok Kecamatan Sabbang Kabupaten Luwu Utara adalah pembibitan sambung pucuk, dan sudah berlangsung sejak lama. Awalnya masih dikelola sendiri-sendiri oleh warga, kemudian tahun 2017 baru mempunyai inisiatif untuk membentuk wadah kelompok resmi dan menyiapkan diri menjadi penangkar resmi dibawah naungan Lembaga Ekonomi Desa Kalotok Siangkaran atau disingkat LED KASi.

Lembaga ini sudah menjalin kerjasama dengan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Jember untuk bibit batang bawah. Kedepannya, Tahun ini juga LED KASi juga akan ada kebun sumber entris M45 yang sudah ditinjau pemulia tanaman dari Jember dan UPT Bibit Dinas Perkebunan Sulsel.

Pembibitan sambung pucuk kakao di Desa Kalotok menjadi usaha yang berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Ketua LED KASi, Ismail Laenre menyampaikan izin kelompoknya sebagai penangkar bibit sudah masuk di bagian perizinan Provinsi Sulsel per minggu keempat bulan Mei 2018. ”Kalau prosesnya cepat, paling seminggu. Kalau sudah keluar, kami akan jemput langsung,” ujarnya. (*)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan